MALANG, KOMPAS.TV - Keresahan akibat turunnya harga cabai rawit ini dirasakan oleh petani cabai di Wonokoyo Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Sejak anjloknya harga cabai rawit, petani mengaku mengalami kerugian.
Riyati, salah satu petani cabai ini mengaku, sejak beberapa kali panen, harga cabai terus anjlok. Saat ini harga cabai hanya Rp 17 ribu per kilogram di tingkat petani. Menurut Riyati, harga tersebut tergolong murah.
Dengan harga jual Rp 17 ribu, Riyati mengaku rugi. Untuk menutup biaya pupuk, perawatan, dan ongkos petik, harga jual cabai saat ini tidak sebanding. Meski terus anjlok, Riyati mengaku tetap memanen cabai di kebun miliknya karena jika dibiarkan, kerugian akan lebih besar.
"Sekarang harganya Rp 17 ribu, cabai murah ya rugi, belum untuk pupuk, sekali pakai Rp 400 ribu." Kata Riyati.
Sejak beberapa pekan terakhir, harga semua jenis cabai di pasaran terus turun. Panen raya di sejumlah daerah dan pasokan yang melimpah disebut menjadi penyebab turunnya harga cabai.
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/592481/harga-cabai-anjlok-petani-rugi