JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi II DPR Fraksi Golkar, Ahmad Irawan di Program ROSI menyebut total gaji dan tunjangan yang diterima anggota dewan yakni lebih dari 100 juta namun di bawah 150 juta rupiah.
Uang ini digunakan untuk menjalankan peran dan menjaga profesionalitas serta integritas sebagai anggota DPR ketika dibekali dengan dana cukup oleh negara.
Ketua BEM UNPAD tahun 2022 yang juga kreator konten #LawanButaPolitik, Virdian Aurellio merasa efisiensi di berbagai sektor yang dirasakan masyarakat justru tidak dialami para pejabat.
Menanggapi hal ini, Irawan menyebut DPR tidak melakukan eksekusi program sama dengan yang dilakukan oleh eksekutif, sehingga item efisiensinya tentu berbeda.
Bagamana pendapatmu?
Selengkapnya saksikan di kanal youtube KompasTV. https://youtu.be/po7pixzTD2s
#demo #tunjangan #dpr
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/614272/gaji-dan-tunjangan-dpr-ratusan-juta-pejabat-tak-terdampak-efisiensi-rosi